GIBM Tekankan Pentingnya Moral dan Etika dalam Pemilihan Ketua KONI Kota Blitar
BLITAR, GIBM.com – Ketua Umum Gerakan Indonesia Berani Maju (GIBM), Haryono, S.H., M.H., memberikan catatan penting terkait proses pemilihan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar. Ia mengingatkan para pemilik suara agar menjunjung tinggi nilai moral dan etika di atas sekadar pemenuhan syarat administratif.
Haryono menyatakan bahwa kedudukan moral dan etika memiliki peran krusial dalam menentukan masa depan organisasi, terutama bagi lembaga yang mengelola anggaran negara.
"Saya meminta seluruh cabang olahraga (cabor) sebagai pemilik hak suara agar memilih pemimpin jangan hanya pada aturan tertulis, tapi pada aturan yang tidak tertulis yang berlaku di tengah masyarakat, yaitu moral dan etika," ujar Haryono dalam keterangannya, Senin (11/5/2026).
Menurut Haryono, kedudukan moral dan etika seharusnya berada di atas hukum formal. Hal ini menjadi krusial mengingat KONI merupakan organisasi strategis yang bertanggung jawab atas pengembangan prestasi atlet sekaligus pengelola dana hibah daerah.
Integritas dan Pengelolaan Dana Publik
Haryono menambahkan, figur yang terpilih nantinya harus memiliki rekam jejak yang bersih dan memiliki standar integritas yang tinggi.
Menjaga Netralitas
Meski memberikan penekanan pada standar kualitas pemimpin, Haryono menegaskan bahwa pihaknya tetap berada di posisi netral dan tidak memberikan dukungan kepada salah satu kandidat tertentu.
Ia memastikan bahwa imbauan ini murni merupakan bentuk tanggung jawab moral GIBM untuk memastikan kemajuan olahraga di Kota Blitar.
"Saya tidak memihak kepada salah satu calon ketua KONI, namun kami wajib mengingatkan kepada seluruh cabor Kota Blitar, pilih pemimpin yang berintegritas dan punya komitmen besar untuk membawa olahraga di Kota Blitar lebih maju," pungkas Haryono.
Saat ini, terdapat 42 cabor yang memiliki hak suara sah dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) Blitar. Proses penjaringan calon ketua diharapkan dapat berjalan transparan guna melahirkan kepemimpinan yang kredibel dan mampu meningkatkan prestasi olahraga di Bumi Bung Karno.