GIBM Kota Blitar Resmi Terbentuk: Mengukuhkan Legalitas dan Semangat Perlawanan terhadap Korupsi



BLITAR – Semangat kebersamaan untuk memajukan daerah kembali membara di Kota Patria. Bertempat di kediaman Bapak Kasmani, Jalan Widuri, Kelurahan Tlumpu, telah dilaksanakan konsolidasi penting yang menandai sejarah baru bagi Gerakan Indonesia Berani Maju (GIBM) pada Minggu malam (29/3).

Acara tersebut dihadiri langsung oleh tokoh-tokoh inti organisasi untuk meresmikan berdirinya Dewan Pengurus Cabang (DPC) GIBM Kota Blitar.

GIBM hadir dengan landasan hukum yang kokoh. Organisasi ini telah resmi disahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Keputusan Menteri Hukum Nomor: AHU-0000119.AH.01.07.Tahun 2026. Legitimasi ini dipertegas dengan pencatatan dalam Tambahan Berita Negara No. 19 tanggal 6 Maret 2026, menjadikannya entitas sah yang diakui penuh oleh negara.

Ketua DPC GIBM Kota Blitar terpilih, Bapak Kasmani, menegaskan bahwa organisasi ini hadir sebagai wadah persatuan yang independen dan berintegritas, lahir dari kepekaan sosial tanpa menjadi alat politik praktis.

Dalam sambutannya, Kasmani memberikan pesan tegas mengenai posisi organisasi terhadap pemerintah daerah:

"Kami hadir bukan sebagai musuh pemerintah, tapi sebagai mitra kritis. Kami ingin di bawah kepemimpinan Wali Kota Blitar saat ini, kota kita bisa semakin maju. Kami tidak hanya mengkritisi, tetapi juga memberikan solusi," ujar Kasmani.

Ia juga menambahkan peringatan keras terhadap praktik korupsi. "Kami tidak akan bermain-main dengan oknum pejabat yang korupsi. Jika ada bukti, pasti kami bawa ke Kejaksaan Negeri Kota Blitar untuk diproses hukum."

Konsolidasi ini menyepakati struktur inti kepengurusan untuk memulai pergerakan di Kota Blitar:
Ketua: Kasmani
Wakil Ketua: Wiku Umboyono
Sekretaris: Pujianto
Bendahara: Feri
Wakil Bendahara: Sutrisno
Penasihat: Suharto & Muzamil

Ketua Umum GIBM, Haryono, SH., MH., yang di dampingi Sekjend DPP Sutanto,S.H. dan wasekjend Dody Setiawan,Sp turut hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan bahwa gerakan ini tengah melakukan ekspansi masif. Hingga saat ini, GIBM telah terbentuk di 14 Provinsi dan lebih dari 65 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Haryono mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya tokoh pergerakan di Blitar yang memiliki "nyali", untuk turun ke bawah memberikan advokasi hukum nyata serta menjadi garda terdepan dalam pencegahan korupsi.

Dengan moto “Satu Barisan Menuju Masa Depan Indonesia Maju”, GIBM diharapkan menjadi motor penggerak perubahan yang menjaga nilai gotong royong demi terwujudnya Indonesia yang adil dan sejahtera(Hr)

Postingan populer dari blog ini

Oknum Anggota Polres Blitar Di Duga Tipu Warga

Bupati Blitar Jangan Mau Jadi Boneka Wakil Bupati

Arogansi Aparat Dalam Pembubaran Sound karnaval Nglegok, Membuat Masyarakat Trauma