Ketua DPC PROJO Kota Blitar Kritik Kepengurusan Pusat: “Jangan Hanya Muncul Saat Pilpres, Setelah Itu Hilang”
BLITAR, KantorHukumH&P.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PROJO Kota Blitar, Haryono, S.H., M.H., menyampaikan kritik terbuka terhadap pola kepemimpinan DPP PROJO selama ini yang dinilai tidak memberikan program nyata kepada struktur organisasi di tingkat daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas pandangan umum DPD PROJO Jawa Timur dalam Kongres ke-III PROJO di Jakarta, 1–2 November 2025.
Menurut Haryono, siapapun yang terpilih menjadi Ketua Umum DPP PROJO periode 2025–2030 harus membuktikan keberpihakan kepada seluruh DPC se-Indonesia, bukan hanya menjadikan daerah sebagai mesin suara saat pemilu.
“Kami meminta ketum terpilih nanti, siapapun dia, harus memperhatikan program pemberdayaan seluruh DPC PROJO. Jangan hanya memberi angin surga tiap kongres dan setiap Pilpres. Setelah itu zonk, tidak ada program yang diberikan,” tegas Haryono.