Hubungan Wali Kota & Wakil Wali Kota Blitar Memanas!Mutasi ASN Tanpa Koordinasi, Ketua DPRD Turut Geram – Wakil Ancam Lapor ke Mendagri



Kota Blitar diguncang prahara politik internal. Hubungan antara Wali Kota Syauqul Muhibbin dan Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba kini berada di titik terendah.
Pemicu utamanya: mutasi puluhan ASN yang dilakukan sepihak tanpa koordinasi, memantik reaksi keras dari Wakil Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Blitar.


Blitar —Kantor Hukum H&P, Drama politik di Balai Kota Blitar semakin panas.
Wakil Wali Kota Elim Tyu Samba merasa disingkirkan setelah Wali Kota Syauqul Muhibbin melakukan mutasi besar-besaran terhadap puluhan pejabat ASN tanpa koordinasi dan komunikasi resmi.

 “Saya tidak dilibatkan sama sekali dalam mutasi itu. Saya baru tahu malam sebelumnya,” ujar Elim Tyu Samba, Sabtu (11/10/2025).

Elim mengancam akan melaporkan kebijakan tersebut ke Kemendagri, karena menilai langkah Wali Kota melanggar prinsip tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Kritik tak berhenti di situ.
Ketua DPRD Kota Blitar, Syahrul Alim, juga ikut menyoroti kebijakan penempatan pejabat yang dinilai tidak profesional dan terlalu banyak Plt (Pelaksana Tugas).

 “Kalau terlalu banyak Plt, pengambilan keputusan strategis bisa terhambat dan berimbas pada pelayanan publik,” tegas Syahrul, Senin (13/10/2025).

Analisa Hukum oleh Haryono, S.H., M.H. (Kantor Hukum Haryono & Partners, Blitar):

Menurut pengacara, Haryono, S.H., M.H., mutasi ASN memang merupakan hak prerogatif kepala daerah, namun tetap terikat oleh prinsip koordinasi dan etika pemerintahan.

 “Secara hukum Wali Kota boleh melakukan mutasi, tapi secara etik dan tata kelola, ia wajib berkoordinasi dengan wakilnya. Pemerintahan daerah bukan sistem satu orang,” jelas Haryono.

Ia menegaskan, keputusan sepihak dalam mutasi dapat dianggap cacat prosedur secara etika dan administratif, walau secara hukum tetap sah.
“Jika hal ini terus dibiarkan, akan timbul krisis kepercayaan dalam birokrasi dan potensi disfungsi pelayanan publik,” tambahnya.

Situasi Terkini: Krisis di Puncak Pemkot Blitar

Konflik ini menjadi puncak ketegangan yang disebut-sebut sudah lama terjadi di internal Pemkot Blitar.
Banyak pihak menilai, mutasi ASN kali ini sarat muatan politik, bukan murni penataan birokrasi.
Publik kini menunggu langkah Kemendagri — apakah akan turun tangan atau membiarkan konflik dua pimpinan kota ini bergulir makin panas(H&P)

Postingan populer dari blog ini

Oknum Anggota Polres Blitar Di Duga Tipu Warga

Bupati Blitar Jangan Mau Jadi Boneka Wakil Bupati

Arogansi Aparat Dalam Pembubaran Sound karnaval Nglegok, Membuat Masyarakat Trauma